I never concidered about dying this much until today. And no, this is not a suicidal note. Well not exactly... I don't know but the pain of living is just so unbearable. I wanna go back to the non-existance. I give people pain so much I let my parents down too much now. This is the point where I don't even know if my precense would do anyone any good, and I don't even know which is better to the world: the pain from me leaving or the trouble I made.
Kamu tau, kalau kamu selalu membuatku ingin berkata-kata? Meskipun hampir semua yang terlontar getir, tapi aku menyimpanmu dengan manis di antara lembaran kata yang tidak akan pernah kamu baca --yang kadang-kadang menggerogotiku dari dalam. Lebih baik tidak ada yang tau, termasuk juga kamu, karena memang tidak ada yang perlu tau. Dan sekonyol apapun ini terdengar, aku harap suatu saat kamu terbangun dari tidurmu, kemudian ada suatu rasa baru yang menyusup di rongga dadamu. Karena saat itu -untuk pertama kalinya- mimpi kita beresonansi. dari renungan sepanjang Cipularang
Tidak ada masalah yang kekal. Tidak ada kata terlambat untuk memulai lagi :)
ReplyDeleteItulah kehidupan