Skip to main content

DCMBRRR

Gue juga nggak tau kenapa postingan akhir tahun ada lebih dulu ketimbang postingan akhir bulan, whatever tho, it's still December anyway :))

Desember nggak selalu menjadi bulan favorit gue, karena kadang Desember bisa serasa di lagu Violet Hill (it was long and dark December) atau terasa perih tapi penuh harap versinya Efek Rumah Kaca. Ya meskipun ada masanya enek belajar uts kimia, enek liat index mafiki yang kurang indah, keujanan, kena becek, menggigil pas lagi wawancara di selasar, gagal syuting outdoor, dan beberapa duka lainnya, Desember kali ini: dingin dan menyenangkan! Lebih tepatnya Bandung di bulan Desember sih...

Pertama kalinya bisa menikmati Bandung dan merasa hidup di Bandung -bukannya numpang tidur dan kuliah doang- ya di bulan Desember ini. Meskipun masih ada uts dan uas tapi yang penting masa belajar efektif kuliah selesai, jadi abis uts kimia kerjaannya cuma syuting - wawancara - nyelasar - ngehedon - bengong. Buat temen-temen yang begitu ujian kelar langsung balik ke habitat sebenernya sayang sih...kapan lagi ke Madtari jam 2 pagi abis retake tak berujung atau menikmati paket happy hour spa yang super pecah itu kalo nggak di masa-masa gabut kuliah?

Pokoknya Bandung itu ternyata menyenangkan, cantik, nyaman, terus ramah-ramah orangnya...meskipun ada juga yang semrawut sih. Apalagi lagi musim ujan, dinginnya ga karuan --tapi jauh lebih baik dari panasnya jeketi yang udeh kek di Mumbay (padahal cuma tau mumbay dari pilem). Then, I came up with a conclusion that Bandung is a damn perfect place to fall in love...tho I haven't find any particular object to be fall in love with ahaha. But seriously, di tengah-tengah kegabutan itu (sehingga gue banyak merenung) ada beberapa momen yang ngebuat gue rasanya semacem jatuh cinta, well maybe I'm in love with the city itself? :)

Comments

Popular posts from this blog

Frank Ocean’s Moon River on repeat as the shuttle drove further from the only place that smelled like home. I held my tears just like always, and it’s still streaming down my cheek -just like always.  There are things that you’ll never used to no matter how often you’ve get through it, like being fat, or having a bad grades, or going back to Bandung after a happy long weekend. I used to love Bandung, or probably still do, but now Bandung just feels like the pain I need to bear over and over again. You are okay You are okay You are okay Be okay joon, please?