Hujan buatmu rindu,
Rindu yang sebatas luka dan doa,
Yang perihnya masih sama
Ada proyeksi bayang semu,
dari ingatan yang kian usang -namun tak kunjung lekang,
pada sudut kota yang pernah kamu tinggalkan
Pada dinding-dinding kaca itu tersimpan
Percakapan tentang mimpi-mimpi yang kita umbar
Yang kini telah menguap
Dan terlepas dari segenggam angan
Kepada kota ini kamu pulang,
Kepada kota ini kamu hilang

Comments
Post a Comment